Kronologi Tenggelamnya Perahu Anggota DPR

Kompas.com - 07/08/2010, 13:43 WIB

MANADO, KOMPAS.com Peristiwa tenggelamnya perahu rombongan anggota DPR di Bunaken, Sulawesi Utara, Sabtu (7/8/2010), terjadi akibat hantaman ombak setinggi 2,5 m.

Peristiwa itu terjadi ketika rombongan yang sambil menunggu penerbangan ke Jakarta memilih untuk berwisata ke Bunaken. Rombongan saat itu berangkat pukul 05.00 dari hotel di Manado.

Rombongan selanjutnya menuju dermaga dan naik perahu yang ditumpangi sedikitnya 8 anggota Komisi III DPR dan dua penumpang lainnya.

"Saya tidak pergi, tapi memang diajak teman-teman," kata Ruhut Sitompul, Sabtu.

Ketika rombongan selesai keliling di sekitar Pulau Bunaken dan hendak balik ke dermaga, sekitar pukul 11.45 Wita, tiba-tiba datang ombak besar setinggi 2,5 meter yang langsung menerjang perahu dan menghantam tiang mercusuar. Perahu pun langsung hancur.

Akibatnya, semua penumpang tercebur ke laut dan berusaha menyelamatkan diri. Namun, istri anggota DPR, Sucipto, dan anggota Komisi III DPR dari PDI-P, Setia Permana, tak mampu menyelamatkan diri.

Mereka diduga tenggelam terhempas oleh ombak hingga beberapa saat kemudian ditemukan sudah tak bernyawa.

Delapan rombongan lainnya, termasuk anggota DPR, berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke RS Bunda Siti Maryam. Adapun dua korban yang tewas dibawa ke RS Bhayangkara. Sore ini, delapan korban luka-luka dan dua jenazah akan diterbangkan ke Jakarta.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau